Minggu, 22 Januari 2012


Fokus, jangan terlalu lama menoleh


Hidup itu seperti kita menapaki jalan dengan bermacam-macam pemandangan di sampingnya. Ketika kita dapati keindahan di tepian jalan yang saat itu kita lalui, saat itu juga kita akan terhenti sejenak untuk menikmatinya, itupun jika kita memiliki waktu untuk berhenti dan menikmati keindahan itu, atau terkadang kita menikmatinya sambil berlalu dengan memperlambat jalan kita, namun sebaliknya jika tidak memiliki waktu untuk itu, atau sedang memburu waktu untuk sampai di suatu tempat, kita akan berlalu begitu saja tanpa menghiraukan keindahan yang ada di sekitarnya.
Perumpamaannya adalah ketika kita melewati jalan tidak beraspal dengan lubang di sana-sini, sedang di kanan-kirinya terdapat bangunan mewah nan megah yang menggoda pandangan kita untuk selalu menoleh memandangnya, ditambah saat itu kita melaluinya di saat malam gelap.

Jika pandangan kita selalu menoleh, maka kita bisa tersandung dan jatuh ke dalam kubangan jalan yang berlubang. Saat pandangan kita selalu menatap jalan pun kadang bisa tersandung dan jatuh, jika kita berjalan tanpa penerangan.

Jalan yang kita tapaki pun kadang tak terlihat sama, tak selalu mulus, terjal berliku dan bergelombang. Yang akan membuat kita berhati-hati ketika melaluinya, apalagi saat dalam keadaan gelap tanpa penerangan sama sekali. Keindahan di sepanjang jalan yang sedang kita lalui bisa menjadi kenikmatan, namun sebaliknya bisa juga menjadi sebuah godaan yang bisa membuat kita terperosok kedalam jalan berlubang yang sedang kita lewati. 

Begitu juga hidup, di kala kita memiliki sebuah impian,cita-cita, tujuan atau ambisi yang akan menggerakkan langkah menuju itu semua. Menempuhnya pun haruslah senantiasa mempunyai tekad yang kuat dan pengendali yang akan tetap menjaga langkah kita dalam irama yang tegap dan teguh tanpa goyah. 

Seringkali kita memandang keberuntungan orang lain diejawantahkan dalam keadaan diri kita sehingga membuat kita seolah merasakan keadaan itu, padahal hanya pandangan semu yang hanya akan menghentikan langkah kita menuju pada tujuan hidup yang sebenarnya kita tempuh. 

Alangkah bijaknya jika jalan hidup kita dilalui dengan fokus ke depan menatap ke jalan dengan tidak selalu menoleh, dan memiliki pengetahuan (ilmu) untuk menerangi jalan hidup kita. Dan jadikan keindahan yang terlihat di sekeliling jalan hidup kita sebagai sebuah inspirasi tanpa membutakan pandangan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar