Jangan Menyerah
"Terlalu singkat hidup ini jika dilewati dengan pilihan-pilihan yang salah". Mungkin begitulah ungkapan yang senantiasa mengingatkan diri kita ketika akan mengambil keputusan-keputusan strategis yang menyangkut kepentingan di waktu yang mendesak maupun untuk masa yang akan datang. Membutuhkan banyak pertimbangan yang matang yang tidak bisa hanya diputuskan melalui kehendak hati semata. Pengalaman dari orang-orang yang telah lebih dulu menjalaninya akan menjadi nasehat dan petunjuk dalam mengambil jalan yang bijak, meski tak mesti sama jalan yang akan ditempuh, namun setidaknya mampu memberikan beberapa poin untuk menentukan langkah selanjutnya.
Kedewasaan diri dalam bertindak menuntut kita untuk berani menghadapi resiko atas apa yang telah kita pilih. Merasa terbebani dengan apa yang telah diputuskan hanya akan menghambat dan memperlambat langkah selanjutnya.
Sebagai seorang muslim, ketika dihadapkan pada posisi pilihan yang sulit, semestinya ada beberapa tahapan sebelum memutuskan dan kemudian melangkah, apa saja tahapan-tahapan tersebut? mari kita mengerti satu persatu.
Yang pertama adalah khusnudhon terlebih dahulu atas keadaan, sesulit apapun keadaan yang dihadapi, yakinlah bahwa Tuhan pasti sedang mempersiapkan suatu hikmah dibaliknya dan pasti akan memberikan kemudahan untuk melaluinya. Selalu berpikir positif ketika menghadapi dilema kesulitan. Kedua adalah istikharah, saat dihadapkan pada posisi pilihan yang sulit, hendaklah kita melakukan sholat istikharah dalam rangka memohon petunjuk supaya diberikan kemantapan hati dan kemudahan atas apa yang sedang dihadapi. Ketiga adalah ikhtiyar atau berusaha untuk menghadapinya, tidak cukup hanya berbaik sangka dan berpikir positif saja lalu berpangku tangan atas keadaan, tetapi sudah menjadi suatu keharusan kita untuk bertindak dan berusaha. Keempat adalah istiqomah atau konsisten, terus menerus dalam menjalani usaha/ikhtiyar tersebut, tidak cukup hanya sekedarnya saja. Kelima adalah ijtihad/iltizam, yakni bersungguh-sungguh dan komitmen dalam berusaha, seperti pepatah arab "man jadda wajada", barang siapa yang bersungguh-sungguh maka akan terwujud dan berhasil. Selanjutnya yang terakhir adalah Tawakkal, tahapan terakhir adalah berserah diri dan pasrah atas kehendak Tuhan dengan hanya mengharap ridho kepada-NYA atas apa yang telah kita kerjakan disertai dengan harapan yang terbaik.
Demikianlah beberapa tahapan yang semestinya senantiasa menjadi pedoman kita ketika dihadapkan pada sebuah keadaan atau posisi pilihan yang sulit dalam mengambil tindakan. Semoga dapat teraplikasikan langkah demi langkah dan selanjutnya bisa menjadi suatu kebiasaan dalam keseharian kita.
Semoga bermanfaat
Sebagai seorang muslim, ketika dihadapkan pada posisi pilihan yang sulit, semestinya ada beberapa tahapan sebelum memutuskan dan kemudian melangkah, apa saja tahapan-tahapan tersebut? mari kita mengerti satu persatu.
Yang pertama adalah khusnudhon terlebih dahulu atas keadaan, sesulit apapun keadaan yang dihadapi, yakinlah bahwa Tuhan pasti sedang mempersiapkan suatu hikmah dibaliknya dan pasti akan memberikan kemudahan untuk melaluinya. Selalu berpikir positif ketika menghadapi dilema kesulitan. Kedua adalah istikharah, saat dihadapkan pada posisi pilihan yang sulit, hendaklah kita melakukan sholat istikharah dalam rangka memohon petunjuk supaya diberikan kemantapan hati dan kemudahan atas apa yang sedang dihadapi. Ketiga adalah ikhtiyar atau berusaha untuk menghadapinya, tidak cukup hanya berbaik sangka dan berpikir positif saja lalu berpangku tangan atas keadaan, tetapi sudah menjadi suatu keharusan kita untuk bertindak dan berusaha. Keempat adalah istiqomah atau konsisten, terus menerus dalam menjalani usaha/ikhtiyar tersebut, tidak cukup hanya sekedarnya saja. Kelima adalah ijtihad/iltizam, yakni bersungguh-sungguh dan komitmen dalam berusaha, seperti pepatah arab "man jadda wajada", barang siapa yang bersungguh-sungguh maka akan terwujud dan berhasil. Selanjutnya yang terakhir adalah Tawakkal, tahapan terakhir adalah berserah diri dan pasrah atas kehendak Tuhan dengan hanya mengharap ridho kepada-NYA atas apa yang telah kita kerjakan disertai dengan harapan yang terbaik.
Demikianlah beberapa tahapan yang semestinya senantiasa menjadi pedoman kita ketika dihadapkan pada sebuah keadaan atau posisi pilihan yang sulit dalam mengambil tindakan. Semoga dapat teraplikasikan langkah demi langkah dan selanjutnya bisa menjadi suatu kebiasaan dalam keseharian kita.
Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar