Kamis, 01 Maret 2012


Negeri 5 Menara: Man Jadda Wajada


Hari ini sebuah film adaptasi dari novel best seller "Negeri 5 Menara" karya Ahmad Fuadi tayang perdana di sejumlah layar lebar jakarta, sebuah film yang di sutradarai oleh Affandi Abdul Rahman, diberi judul sama dengan nama novelnya. Sekilas membaca sinopsis cerita dari salah satu resensi filmnya cukup menarik dan lumayan membuat penasaran untuk menonton versi visualisasinya. 


Ketika Amak-nya memaksa Alif untuk melanjutkan SMA ke sebuah pesantren, Alif merasa dunianya terhenti. Impiannya melanjutkan ke SMA umum dan keinginannya meneruskan kuliah ke ITB seakan-akan telah pupus. Setengah rela akhirnya dia mengikuti kemauan Amak-nya yang berkeinginan membantah stigma bahwa pesantren adalah tempat siswa ‘buangan’ atau bermasalah dengan nilai pas-pasan.
Di Pesantren Madani, Alif yang masih merasa ragu masuk pesantren, berkenalan dengan lima sahabatnya: Said, Raja, Atang, Dulmajid, dan Baso. Kegemaran mereka yang selalu berkumpul dan berdiskusi tentang apapun di bawah menara mesjid pondok pesantren saat waktu luang membuat mereka menjuluki kelompoknya sebagai sahibul menara. Sejak tahun pertama, mereka bercita-cita pergi merantau ke negara-negara yang memiliki bangunan dan menara yang terkenal di dunia saat dewasa kelak.

Kehidupan pesantren dijalani enam sahabat itu. Dari mulai berusaha mengikuti peraturan asrama yang ketat, kucing-kucingan dengan senior yang selalu siap menghukum mereka apabila tertangkap basah melanggar peraturan, sampai berkompetisi memenangkan begitu banyak perlombaan di pesantren agar semakin ‘eksis’. Beruntung mereka dibimbing oleh ustad-ustad yang baik serta pimpinan pesantren yang bijaksana, Kiai Rais. Terlebih lagi, metode belajar para guru yang terkadang lain dari biasanya membuat mereka tertarik dan menikmati proses pembelajaran. Setelah sahibul menara kehilangan salah satu anggotanya, barulah Alif memantapkan pilihannya dan batal untuk pergi ke Bandung menyusul Randai, sahabatnya yang masuk ke sekolah umum.

Sebagai film yang layak ditonton keluarga, adegan haru, lucu, dan komikal dalam film ini mampu menghibur. Akan lebih baik lagi saat pementasan seni yang dikomandani para sahibul menara di durasi akhir film ditambahkan narasi yang kuat agar lebih greget dan tak terlupakan. Dilihat dari adegan di akhir film yang ‘meloncat’ ke masa mereka dewasa, sepertinya bisa berani bilang bahwa sekuel dari film ini sudah dipersiapkan. 

berikut klip dari film Negeri 5 Menara:






Sumber: Youtube  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar